Manjamanja
A renter discusses a pet-friendly tenancy with a landlord while holding a cat carrier and a small dog on leash.
Gaya hidupAnjingKucing

Menyewa Dengan Kucing dan Anjing di SG/MY/ID: Aturan, Deposit, dan Obrolan Jujur

Baca 6 menitDiterbitkan 21 Mei 2026Oleh Manja, disunting oleh Ms Ella Moh

Terakhir diperbarui: 10 Jun 2026

Sewa ramah hewan dimulai sebelum viewing, bukan setelah carrier kucing muncul di depan pintu.

Langkah yang berguna itu sederhana. Cek aturannya, beri tahu soal hewannya, dan pastikan izinnya tertulis. Menyembunyikan Shiba Inu, Toy Poodle, atau kucing tabby di apartemen bertingkat biasanya hanya menghemat satu obrolan canggung sekarang, lalu menciptakan masalah deposit yang lebih besar nanti.

Cek aturan sebelum kamu menjual cerita

A wordless diagram shows pet rental checks progressing from building rules to licensing, landlord approval, and a written agreement.
Pet-friendly is a stack of rules, not one simple yes or no.

Pertanyaan pertama bukan apakah hewanmu manis. Pertanyaannya adalah apakah rumah, gedung, dan pemilik semuanya mengizinkan hewan itu.

Di Singapura, flat HDB punya aturan hewan peliharaan yang spesifik. HDB umumnya hanya mengizinkan satu anjing dari daftar anjing kecil yang disetujui per unit hunian, dan kucing sudah diizinkan di flat HDB dalam Cat Management Framework sejak 1 September 2024, dengan batasan dan persyaratan lisensi tertentu (HDB | Keeping Pets, AVS | Cat and Dog Licensing). Artinya, “anjingku tenang” tidak cukup kalau ras atau jumlahnya tidak sesuai dengan aturan flat.

Sewa properti privat adalah lapisan kedua. Pemilik di Singapura tetap bisa membatasi hewan peliharaan lewat kontrak, meskipun hewannya secara hukum boleh dipelihara di tipe properti tersebut. Versi yang lebih aman memang membosankan, tapi kuat: masukkan izin hewan peliharaan ke dalam tenancy agreement, bukan dibiarkan sebagai jempol WhatsApp atau anggukan saat viewing (CEA | Renting Property in Singapore).

Malaysia bekerja dengan cara berbeda. Tidak ada satu aturan sewa tunggal yang berlaku sama untuk setiap kota. Lisensi anjing ditangani oleh pemerintah daerah. Kuala Lumpur City Hall dan Petaling Jaya City Council sama-sama menyediakan layanan lisensi anjing, yang menjadi petunjuk praktisnya: cek aturan munisipal untuk kota atau distrik yang tepat sebelum bilang ke pemilik bahwa anjingmu sudah sesuai aturan (DBKL e-Lesen, Petaling Jaya City Council | Dog License).

Di Indonesia, aturannya sering berbeda dari gedung ke gedung, terutama untuk apartemen dan serviced residence. Apartemen pet-friendly diperlakukan sebagai kategori pencarian khusus dalam panduan properti Jakarta dan Indonesia, jadi mintalah aturan gedung atau rumah sebelum membayar booking fee atau deposit (Rukita | Apartemen Pet Friendly Jakarta, Rumah123 | Apartemen Pet Friendly).

TempatCek pertamaKenapa penting
Singapore HDBAturan hewan HDB dan lisensi AVSHDB punya ketentuan khusus untuk anjing dan kucing
Sewa privat SingapuraKlausul hewan dalam tenancy agreementPemilik bisa membatasi hewan lewat kontrak
MalaysiaAturan lisensi anjing pemerintah daerahLisensi dikelola secara lokal
Apartemen IndonesiaAturan gedung atau pengelolaPenerimaan hewan berbeda-beda tiap properti

Sampaikan bagian yang sulit sejak awal

A tidy apartment setup shows a cat scratching post, cleaning supplies, leash, pet profile folder, calm cat, and resting dog.
Show the plan for noise, cleaning, scratching, and shared spaces early.

Penyewa yang baik tidak hanya menjual bagian lucunya. Penyewa yang baik menyebut risikonya dan menunjukkan rencananya.

Untuk anjing, bicarakan rutinitas toilet, jalan-jalan, pengelolaan waktu sendirian, suara, kebersihan, dan area bersama. Hidup di kota yang padat membuat celah perilaku kecil terdengar besar. Distres terkait berpisah bisa muncul sebagai gonggongan, perilaku merusak, dan buang air sembarangan, sementara house-training bergantung pada rutinitas, pengawasan, dan pembersihan (RSPCA | Separation-related behaviour in dogs, AKC | How to Housetrain an Adult Dog).

Untuk kucing, bicarakan soal menggaruk, bau urine, spraying, dan enrichment sebelum pemilik yang mengangkatnya. Menggaruk adalah perilaku kucing yang normal, bukan kegagalan moral. Rencana yang ramah deposit adalah menyediakan permukaan garuk yang sesuai dan menempatkannya di lokasi yang benar-benar akan dipakai kucing (Ohio State University Indoor Pet Initiative | Scratching, International Cat Care | Scratching furniture and carpets).

Di Malaysia dan Indonesia, bersikaplah sangat jujur soal ruang bersama. Dalam komunitas mayoritas Muslim, kepemilikan anjing bisa menimbulkan kekhawatiran soal kebersihan dan kenyamanan tetangga di lift, area bersama, dan area salat. Itu bukan berarti setiap pemilik akan menolak. Artinya, penyewa yang menghormati lingkungan akan membahas kebersihan, kendali, dan kebiasaan di ruang bersama tanpa membuat tetangga harus bertanya lebih dulu (MUIS | Dog Ownership in Islam, Department of Veterinary Services Malaysia | Animal Welfare).

Isu hewanKatakan ini sebelum tanda tanganBukti atau rencana yang bisa ditawarkan
Anjing menggonggong“Ini rencana waktu sendiriannya.”Rutinitas jalan dan toilet
Anjing buang air sembarangan“Ini rencana pembersihannya.”Rutinitas pengawasan dan pembersihan
Kucing menggaruk“Ini permukaan garuk yang disetujui.”Tiang atau alas garuk
Kucing spraying atau bau“Aku akan menangani marking sejak awal.”Rencana pembersihan dan penilaian
Lift bersama“Aku akan mengelola kebersihan area bersama.”Leash, carrier, atau rute yang disepakati

Masukkan hewan peliharaan ke dalam perjanjian

Izin lisan itu rapuh. Adendum hewan peliharaan tertulis bukan hal yang berlebihan. Itu perlindungan deposit.

Adendum harus mengidentifikasi hewannya. Sebutkan spesies, ras atau tipe jika relevan, dan hewan spesifik yang disetujui. Di Singapura, lisensi anjing wajib, dan anjing harus berlisensi serta memiliki microchip, jadi penyewa sebaiknya siap menunjukkan detail lisensi jika relevan (AVS | Dog Licensing).

Dokumen itu juga harus menyebutkan siapa yang membayar kerusakan terkait hewan, kebersihan apa yang diharapkan, bagaimana area bersama digunakan, dan bagaimana potongan deposit terkait hewan akan ditangani. Template adendum hewan peliharaan biasanya mencakup identifikasi hewan, tanggung jawab pemilik, tanggung jawab atas kerusakan, dan aturan properti; panduan untuk penyewa juga merekomendasikan transparansi dan bukti kepemilikan yang bertanggung jawab (LawDepot | Pet Addendum, RSPCA | Renting with pets).

Gunakan bahasa yang jelas. “Penyewa boleh memelihara satu anjing kecil berlisensi bernama Milo di unit, dengan tunduk pada aturan kebersihan, perbaikan, dan area bersama yang tercantum di bawah” lebih baik daripada “hewan peliharaan diperbolehkan” yang samar.

KlausulYang harus dicakup
Identitas hewanKucing atau anjing spesifik yang disetujui
Lisensi atau microchipDetail jika aturan lokal mewajibkannya
KebersihanBau, urine, kutu, dan ekspektasi pembersihan akhir masa sewa
PerbaikanGarukan, gigitan, dan kerusakan lain terkait hewan
Area bersamaLift, koridor, pembuangan kotoran, dan kebersihan
Penggunaan depositKerusakan terkait hewan apa yang boleh dipotong

Apa yang berubah dan kenapa

Langkah lama penyewa adalah bertanya, “Hewan peliharaan boleh?” lalu berharap jawabannya mencakup semuanya.

Sekarang itu terlalu tipis. Pertanyaan yang lebih baik adalah, “Hewan mana yang boleh, berdasarkan aturan properti yang mana, dengan klausul tertulis yang mana?” Kerangka kucing HDB Singapura, lisensi pemerintah daerah di Malaysia, dan kebijakan hewan peliharaan yang berbeda dari gedung ke gedung di Indonesia semuanya mengarah ke hal yang sama. Pet-friendly bukan satu label ya-atau-tidak. Itu tumpukan aturan.

Kebiasaan pemilik hewan juga berubah. Indoor enrichment, permukaan garuk, rutinitas toilet, dan rencana waktu sendirian bukan tambahan manis setelah pindah. Itu bagian dari menjaga masa sewa tetap tenang. Kucing yang bosan bisa menggaruk sofa. Anjing yang stres bisa menggonggong saat kamu keluar. Keluhan tetangga bisa mengubah pemilik yang ramah menjadi sangat berhati-hati dalam waktu singkat.

Pakai skrip viewing-day ini

Bicarakan hewan peliharaan sebelum pemilik harus bertanya.

Coba ini: “Saya punya satu kucing. Dia hanya di dalam rumah, memakai permukaan garuk yang disetujui, dan saya bersedia memasukkan tanggung jawab kebersihan serta perbaikan ke dalam tenancy agreement.”

Untuk anjing: “Saya punya satu anjing berlisensi. Saya bisa membagikan detail lisensinya jika relevan, dan saya ingin perjanjian mencantumkan anjingnya, aturan area bersama, kewajiban kebersihan, serta tanggung jawab atas kerusakan terkait hewan.”

Lalu berhenti bicara. Biarkan pemilik menjawab. Kalau jawabannya ya, minta secara tertulis. Kalau jawabannya mungkin, tanyakan syarat apa yang membuatnya bisa diterima. Kalau jawabannya tidak, lanjutkan pencarian sebelum kamu membayar uang ke masa sewa yang dimulai dengan rahasia.

Hal kecil yang bisa kamu lakukan minggu ini: tulis profil hewan satu halaman berisi identitas hewanmu, detail lisensi jika relevan, rutinitas toilet, rencana menggaruk atau jalan, dan usulan klausul hewan sebelum viewing berikutnya.

— Manja

Sumber

BagikanWhatsAppTelegram